Selain mengamankan pria asal Sumatera Utara dan mobil X-Trail, polisi juga telah rampung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, polisi mendapati banyak bercak darah di dalam mobil. Lantas, siapa sebenarnya HS? �Benarkah ia adalah pembunuh "berdarah dingin" yang tega menghabisi nyawa keluarga Diperum Nainggolan dua hari lalu? Hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan karena yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Menurut informasi yang diperoleh, pria tersebut bernama Haris Simamora (HS), asal Sumatera Utara. Mobil Nissan X-Trail warna silver yang diduga ia bawa ditemukan polisi di garasi di sebuah rumah kontrakan di Kampung Rawa Lintah, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dari sana, tim gabungan mendeteksi keberadaan HS yang belakangan diketahui berada di Garut, Jawa Barat. �Berdasar penelusuran�Okezone, HS memiliki akun media sosial facebook. Ia sempat mengguggah swafoto (selfie) dirinya pada Minggu 11 Oktober 2018 lalu. Pada foto tersebut ia mengenakan kaus dan topi berwarna hitam dengan ekspresi dingin.
"Jangan lah confusing orang yang lagi bekerja keras untuk mencapai yang terbaik. Karena tidak menyerah saja sudah pencapaian mereka. Pejuangsude,"�demikian bunyi postingan HS.
Pada laman akunnya tersebut, HS cukup sering meng-upload�foto beserta kegiatan kesehariannya termasuk saat beribadat di sebuah gereja. Tak pelak, unggahan foto-foto HS ini menjadi sasaran kemarahan warganet yang tak kuasa lagi menahan emosi terhadap pemuda itu.
�Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, HS ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban yakni Maya Ambarita (istri Diperum Nainggolan).
Bahkan, Argo menyebut jika pemuda pengangguran itu kerap menginap di rumah korban. Tepatnya di salah satu kamar kos yang dikelola oleh keluarga mendiang Diperum Nainggolan.
“Dia sering menginap di kos-kosan punya korban yang tepatnya di Bekasi,” ungkap Argo. �https://news.okezone.com/read/2018/11/15/338/1978307/ini-postingan-terakhir-hs-pria-yang-diciduk-terkait-pembunuhan-satu-keluarga-di-bekasi
�
Many novice drivers experience a sense of fear when behind the wheel of a car and each trip seems to be dangerous. Of course, if you are in such psychological state, it is very difficult to enjoy driving regardless whether you are driving some luxury Mercedes or a reliable used Volkswagen . Here are a few techniques that can help you relax when driving:
Under normal conditions, no one thinks about breathing. However, when for some reason there are some stressful things happing in your life, it suddenly becomes difficult to breathe. Breathing becomes difficult under physical stress as well. Conversely, when we experience strong fright or when expecting something, we involuntarily hold our breath. A person has the ability, by consciously controlling breathing, to use it to calm down, to relieve tension both muscular and mental one. Thus, autoregulation of breating can be an effective means of combating stress, along with relaxation and concentration. We will not go into details here about what breathing exercises exist, as you can easily find plenty on the Internet, but we would like to tell you some facts about them instead: With the help of deep and quiet autoregulated breathing, you can prevent mood swings; With laughter, sighs, coughing, talking, singing or recitation, certain changes in the rhythm of breathing occur in comparison with the so-called normal automatic breathing. It leads to the conclusion that the method and rhythm of breathing can be purposefully regulated by conscious slowing; An increase in the duration of exhalation helps calm down; The breathing of a calm and balanced person is significantly different from the breathing of a person in a state of stress. Thus, the rhythm of breathing can determine the mental state of a person; The duration of the individual breathes does not matter the rhythm is what matters most; Human health, and, hence, life expectancy largely depends on proper breathing. And if breathing is an innate unconditioned reflex, then, consequently, it can be consciously regulated; The slower, deeper, quieter and more rhythmically we breathe and the sooner we get used to this method of breathing, the sooner it will become an integral part of our life. �
Slowly take a deep breath through your nose; at the peak of the inhale, hold your breath for a moment, then exhale as slowly as possible. This is a soothing breathing. Try to imagine that with each deep breath and prolonged exhalation you are getting rid of stress little by little. �
Relax the corners of your mouth, moisten your lips. Relax your shoulders. Focus on the expression of your face and body: remember that they reflect your emotions, thoughts and your internal state. It is only natural that you do not want others to know about your stressful condition. In this case, you can change the language of your face and body by relaxing the muscles and breathing deep. We hope you enjoyed this article. Please check out some Hyundai used cars for sale if you are looking for an upgrade of your current vehicle.
Kasus itu berawal ketika dirinya merekam percakapan telefon dari Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram yang bernama Muslim. Dalam percakapan tersebut, Muslim diduga melecehkan Nuril secara verbal. Rekaman percakapan antara keduanya kemudian tersebar dan membuat Muslim melaporkan Nuril ke polisi atas tuduhan menyebarkan konten bermuatan asusila.
Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Mataram membebaskan Nuril dari sangkaan, namun jaksa penuntut umum mengajukan kasasi ke MA atas putusan ini dan MA kemudian memvonis Nuril. Keputusan Hakim MA Sri Murwahyuni itu dinilai tidak adil oleh sejumlah pihak.
Berikut ini fakta-fakta soal kasus Nuril sebagaimana telah dirangkum�Okezone:
1. Dijerat UU ITE
Mahkamah Agung (MA) dalam putusan kasasinya menyatakan Baiq Nuril Maknun bersalah atas sangkaan mendistribusikan atau mentransmisikan konten kesusilaan seperti termaktub dalam pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). MA menjatuhkan hukuman enam bulan penjara dan denda Rp500 juta kepada Nuril.
Padahal sebelumnya mantan pegawai honorer bagian Tata Usaha di SMU 7 Mataram itu dinyatakan bebas di Pengadilan Negeri Mataram pada 26 Juli 2017. Nuril dinyatakan tidak terbukti telah mencemarkan nama baik mantan Kepala SMAN 7 bernama Muslim.
2. PBNU Nilai Upaya Baiq Nuril Bukan Pidana
Tanpa bermaksud menilai putusan Mahkamah Agung (MA), putusan yang menghukum bersalah melanggar UU ITE terhadap Baiq Nuril Makmun sangat disesalkan. Karena dinilai melukai rasa keadilan hukum yang hidup dan berkembang di masyarakat (living law). Hal tersebut dinyatakan Ketua�PBNU�bidang hukum, HAM, dan perundang-undangan, Robikin Emhas, dalam keterangannya yang diterima Okezone, Sabtu (17/11/2018).
Sewaktu menjadi guru honorer di SMA 7 Mataram tahun 2017 lalu, Baiq Nuril sering ditelpon M, kepala sekolah saat itu. M menceritakan pengalamannya berhubungan seksual dengan perempuan bukan istrinya. Guna melindungi diri dari kemungkinan tuduhan selingkuh dari suaminya dan pelecehan seksual lebih lanjut, Baiq Nuril Makmun lalu merekam pembicaraan tersebut. Rekaman suara tersebut lalu tersebar. Menurut Baiq Nuril hal itu di luar dirinya.
"Perlu ditegaskan, perbuatan M menceritakan pengalamannya berhubungan seksual dengan perempuan bukan istrinya kepada Baiq Nuril tersebut secara hukum patut dikualifikasi sebagai pelecehan seksual terhadap diri Baiq Nuril," ujar Robikin.
3. MA Persilahkan Baiq Nuril Ajukan PK
Masyarakat MA, Abdullah, mengatakan PK merupakan hak asasi warga untuk mendapatkan keadilan. Karena itu, pihaknya tidak akan membatasi upaya dari pihak Nuril tersebut. "Masalah PK itu kan hak asasi warga negara untuk mendapat keadilan. Apabila nanti terdakwa atau terpidana mengajukan PK ya silakan saja," ujar Abdullah saat ditemui di Gedung MA, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2018).
MA, kata dia, tidak mempunyai alasan untuk membatasi upaya hukum lanjutan yang dilakukan pihak Nuril. Asalkan upaya hukum tersebut dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. "Tak ada alasan untuk membatasi upaya hukum luar biasa (PK)," imbuh Abdullah.
4. Nasib Anak Baiq Nuril
Korban kekerasan seksual Baiq Nuril Manun harus menelan kekecewaan karena dirinya malah terancam penjara. Mahkamah Agung telah menjatuhkan pidana bagi ibu dari 3 orang anak tersebut.
Menyikapi kasus hukum ini, Psikolog Meity Arianty, coba melihat sisi lain, yaitu sisi psikologis. "Saya tidak dapat membayangkan bagaimana sedihnya keluarga Nuril, bagaimana suaminya yang pasti merasa shock, malu, sedih, kecewa, bahkan mungkin marah mendengar kabar tersebut," ungkap Psikolog Mei pada Okezone melalui pesan WhatsApp, Jumat (16/11/2018).
Psikolog Mei sadar betul bahwa kabar ini tentu membuat hati banyak orang kecewa. "Mendengar istrinya dilecehkan saja pasti sudah sangat berat, apalagi sekarang harus menerima kenyataan Nuril menjadi tersangka," sambungnya.
Bahkan, menurut Psikolog Mei, tidak sampai di situ saja. Hal yang paling menyedihkan adalah anak Nuril yang dikabarkan tidak mau bersekolah karena adanya kasus ini.
"Mereka merasa malu, tentu juga sedih. Mau marah, marah sama siapa? Dapat dibayangkan bagaimana keluarga Nuril harus menanggung rasa malu dan kesedihan itu," paparnya.
5. Ironi Hukum di Indonesia
Baiq Nuril mendapat pelecehan Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram, Muslim. Kasus itu berawal di tahun 2017 saat itu Muslim yang menelepon dirinya menceritakan pengalaman hubungan seksualnya dengan perempuan lain. Nuril kemudian merekam pembicaraannya untuk membuktikan dirinya tak memiliki hubungan dengan Muslim. Rekaman tersebut tersebar namun alih-alih mendapat keadilan Nuril justru dijatuhi vonis MA. Sumber Okezone.com
(kha)
Creating a nature look in home with flower posters? Not good as you are still away from natural happiness which plants can give. Switch to cactus plants for home from Planet Desert. Our nursery has healthy cactus plants which bloom and need less maintenance and care.
Probably you don't have any idea that your front yard or backyard describes a lot about your nature and love towards nature. So, add an unusual touch to your garden to showcase its beauty by�buying succulents online�from Planet Desert and planting.